BARITA
BOA-BOA
PESTA
PARSERAHAN
LAPO
GORGA
OHOP
HUTA
SOARA
ADAT
MARGA
UMPASA
YAYASAN PUSUK BUHIT
INDEX
Selasa, 07 September 2010
sihorus nalobi sigohi nalonga  
WWW.PUSUKBUHIT.COM MEMBUTUHKAN REPORTER DAN BAGIAN IKLAN DI SELURUH KOTA SE-INDONESIA. SILAKAN KIRIM LAMARAN DAN BIO DATA KE EMAIL, REDAKSI@PUSUKBUHIT.COM. DITUNGGU, HORAS  
SILAKAN KIRIM BERITA, INFO APA SAJA DARI ANDA SEMUA: BOA-BOA, BARITA SIAN HUTA DLL KE PUSUKBUHIT.COM. KIRIM MELALUI EMAIL: REDAKSI@PUSUKBUHIT.COM. ATAU SMScENTER: 0819 600 0819 MAULIATE.  
HORAS ..... !!!  
IKAN MALAS 'SIOTO' DANAU TOBA BERPOTENSI EKSPOR
Rabu, 28 Juli 2010 | 07:45:34
pusukbuhit - Balige, 27/7: Ikan betutu (ikan malas sioto) dari perairan Danau Toba, memiliki peluang ekspor cukup besar, karena kian meningkatnya permintaan pedagang pengumpul menjualnya ke Medan selanjutnya diekspor ke Singapura.
Kabid Perikanan Dinas Pertanian Kabupaten Toba Samosir, Ir. Tua Pangaribuan, Selasa, menyatakan berat ikan di atas 500 gram per ekor menjadi komoditi ekspor dan harga jual di tingkat petani mencapai Rp 50 ribu per kg.
Awalnya, kata Pangaribuan benihnya ditabur oleh Jenderal (Purn) TB Silalahi di danau tersebut, kemudian berkembang, hingga nelayan bisa menjualnya ke pasar ekspor sebanyak 69.3 ton pada tahun 2009 lalu.
Ia mengaku, sampai sekarang Dinas Pertanian Tobasa belum melakukan penanganan khusus dan spesifik atas komoditi ini. Padahal, peluang pengembangannya cukup besar dan menjanjikan.
Jenis ikan air tawar tersebut juga banyak ditemui di kawasan Danau Toba yang masuk Kabupaten Samosir.
"Budidaya dan teknik pemijahan yang memadai belum dilakukan. Belum ada produksi dan penyediaan benih secara teratur. Boleh dikatakan, masih minim sentuhan teknologi," tambahnya.
Meski begitu, pihaknya tetap memberi penyuluhan kepada kelompok nelayan binaan, tujuannya agar mereka lebih mengerti keseimbangan ekosistem. Ikan ukuran kecil tidak perlu ditangkap, agar siklus perkembangannya berkelangsungan.
"Dalam waktu dekat, bantuan berupa alat tangkap akan diberikan kepada petani. Selain itu, penyuluhan akan ditingkatkan, sehingga diharapkan nelayan bisa paham betul arti wawasan lingkungan," terangnya.
Budi Oval Simanjuntak (45) seorang nelayan Desa Simalombu mengatakan, ia pernah memperoleh seekor tangkapan seberat 13 kg dan dijual dengan Rp650 ribu, ini nilai yang sangat tinggi.
Idealnya, potensi dan karunia alam tersebut dipadukan dengan sentuhan teknologi, sehingga kehidupan di tingkat petani ikan semakin berkembang. *ant*
Bagikan
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*
:
Email Anda*
:
Website Anda
:
Komentar Anda*
:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
+
INDAH BANGET KAMPUNGMU INI
+
APA YANG MENGUBAH BATAK?
+
PATUT MALU PADA LELUHUR ORANG BATAK
+
ARKEOLOG: TIDAK SEMUA BENDA KUNO MASUK BCB
+ Index
+
WISATAWAN ASING TERJEBAK DI KOTA POTOSI-BOLIVIA
+
55 TURIS KORSEL DISELAMATKAN SETELAH TERJEBAK...
+
SATU ORANG TEWAS, 42 CEDERA AKIBAT KERETA...
+
DUBES THAILAND TAWARKAN KERJA SAMA PARIWISATA...
+ Index
+
LAGUBOTI HASILKAN TAPIOKA 250 TON PER HARI
+
IKAN MALAS 'SIOTO' DANAU TOBA BERPOTENSI EKSPOR
+
SUWANDY PURBA : HARGA JAGUNG PIPIL DI SUMUT...
+
AMRI TAMBUNAN: JEPANG TAWARKAN BANTUAN AHLI...
+ Index
+
MUSEUM SONOBUDOYO DIRANCANG JADI BERTARAF...
+
BENNY PASARIBU, ANTON SIHOMBING, GALUMBANG...
+
KONFLIK LAHAN ITU MENGERUCUT KE PELECEHAN...
+
PROF PARIMARTHA: BANGUNAN MEGAH ABAIKAN NILAI...
+ Index
+
TOBA PULP KUCURKAN DANA CD RP57 MILIAR
+
HARGA MATI UNTUK PENYELAMATAN DANAU TOBA
+
PELUANG INVESTASI DI KABUPATEN SAMOSIR TERBUKA...
+
LIMA MENTERI TINJAU MUSEUM BATAK DI BALIGE
+ Index
Copyright © © 2010 | All Rights Reserved | PUSUK BUHIT | Powered by: Mimient